KAWUNGANTEN, CILACAP – Sebanyak 9.000 liter air bersih disalurkan kepada warga Desa Ujungmanik, Kecamatan Kawunganten, Kabupaten Cilacap, yang mengalami keterbatasan akses air bersih di tengah kondisi kekeringan.
Penyaluran bantuan air bersih ini dilakukan melalui sinergi Lazismu Cilacap bersama PCA Cilacap Tengah sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan dukungan pemenuhan kebutuhan air bersih.
Bantuan tersebut menyasar dua wilayah di Dusun Ujungmanik, yakni RT 07 RW 07 serta RT 08 dan RT 09 RW 07. Secara keseluruhan, terdapat 150 KK atau 544 jiwa yang menjadi penerima manfaat bantuan air bersih tersebut.
Di wilayah RT 07 RW 07, bantuan menjangkau 54 KK atau 150 jiwa. Sementara di RT 08 dan RT 09 RW 07, terdapat 96 KK atau 394 jiwa yang menerima manfaat dari penyaluran air bersih.
Baca juga : Lazismu KL Cimanggu Bersinergi Salurkan 10 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Bantarpanjang
Penyaluran sebanyak 9.000 liter air bersih diharapkan dapat membantu meringankan beban warga Ujungmanik dalam memenuhi kebutuhan air selama kondisi sumber air mengalami keterbatasan.
Sinergi antara Lazismu Cilacap dan PCA Cilacap Tengah menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menghadirkan bantuan secara langsung kepada masyarakat. Kolaborasi tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya kepedulian dan gotong royong dalam menghadapi dampak kekeringan.
Penyaluran di Desa Ujungmanik ini merupakan bagian dari rangkaian program bantuan air bersih Lazismu Cilacap di sejumlah wilayah terdampak kekeringan di Kabupaten Cilacap.
Sebelumnya, bantuan air bersih juga disalurkan di Desa Tarisi, Kecamatan Wanareja, sebanyak 10.000 liter, serta Desa Bantarpanjang, Kecamatan Cimanggu, sebanyak 10.000 liter.
Melalui sinergi bersama berbagai pihak, Lazismu Cilacap berharap bantuan air bersih dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat terdampak kekeringan sekaligus memperkuat semangat kepedulian sosial dan gotong royong di tengah masyarakat.
Sebanyak 9.000 liter air bersih menjadi wujud kepedulian untuk 150 KK atau 544 jiwa di Ujungmanik, sebagai ikhtiar bersama meringankan beban warga di tengah kekeringan.
