Cilacap – Lazismu Kabupaten Cilacap terus menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan ekonomi umat melalui program zakat produktif. Bersama BAZNAS Kabupaten Cilacap, Lazismu menyalurkan bantuan bibit kepiting dan ikan nila kepada Kelompok Budidaya Ikan (Pokdakan) Mitra Usahamu di Desa Babakan, Kecamatan Kawunganten, Kabupaten Cilacap.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Badan Pengurus Lazismu Cilacap Sugeng Budi Handoyo, Manajer Lazismu Cilacap Budi Santoso, Staf Program Nasywa, serta tim Lazismu Cilacap lainnya yang mendampingi proses penyaluran dan peninjauan lokasi budidaya.
Kegiatan yang berlangsung di area tambak budidaya tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh Muhammadiyah, pengelola program, serta para anggota kelompok budidaya. Pada kesempatan itu dilakukan peninjauan lokasi tambak sekaligus penebaran bibit secara simbolis sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan usaha perikanan berbasis jamaah. Program ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan mustahik produktif yang dijalankan melalui kolaborasi antara BAZNAS dan Lazismu Cilacap.
Manajer Lazismu Cilacap, Budi Santoso, menegaskan bahwa zakat yang dihimpun dari para muzaki harus mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan umat. Menurutnya, program budidaya perikanan ini merupakan salah satu bentuk pendayagunaan zakat produktif yang memiliki potensi besar untuk berkembang.
“Kami berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Lazismu akan terus melakukan pendampingan, monitoring, dan evaluasi agar usaha yang dijalankan jamaah dapat berkembang secara berkelanjutan,” ujarnya.
Program ini juga sejalan dengan semangat pemberdayaan ekonomi yang telah dikembangkan oleh Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Babakan. Sebagai ranting yang relatif baru, PRM Babakan dikenal aktif mengembangkan usaha tambak dan budidaya kepiting bakau sebagai salah satu sumber kemandirian ekonomi jamaah.
Ketua kelompok budidaya dan para penerima manfaat menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diberikan. Mereka berkomitmen untuk mengelola bantuan tersebut secara amanah dan profesional agar dapat memberikan hasil yang optimal. Selain meningkatkan pendapatan anggota kelompok, program ini juga diharapkan mampu menjadi contoh pemberdayaan ekonomi berbasis masjid dan jamaah di wilayah pesisir Cilacap.
Melalui sinergi berbagai pihak, Lazismu Cilacap berharap program pemberdayaan ekonomi berbasis perikanan ini tidak hanya menghasilkan keuntungan secara ekonomi, tetapi juga melahirkan jamaah yang mandiri, berdaya, dan kelak mampu bertransformasi dari penerima manfaat menjadi muzaki yang turut membantu sesama
