Mengubah Narasi Negatif Menjadi Aksi Positif
Banyak masyarakat yang masih terjebak dalam pandangan keliru terhadap bulan Safar. Padahal, Islam telah memurnikan akidah dari mitos bulan sial dan menggantinya dengan ajaran bahwa setiap waktu adalah peluang berbuat baik.
Rasulullah ﷺ mengajarkan kepada umatnya agar tidak mengaitkan waktu dengan kesialan. Dalam hadits riwayat Muslim, beliau bersabda:
“Tidak ada penularan penyakit, tidak ada thiyarah, tidak ada hamah, dan tidak ada (kesialan pada bulan) Safar.”
(HR. Muslim No. 2222)
Sebagai pengikut Nabi dan penerus misi dakwah Islam yang mencerahkan, warga Muhammadiyah perlu menjadi pelopor dalam memurnikan pemahaman ini dan menyalurkannya dalam bentuk nyata, yaitu amal saleh.
Dakwah Bil Amal: Jalan yang Dipilih Muhammadiyah
KH. Ahmad Dahlan mengajarkan bahwa dakwah tidak hanya dilakukan melalui lisan, tetapi juga lewat perbuatan. Dalam Muhammadiyah, ini dikenal dengan istilah “dakwah bil amal.”
“Dakwah terbaik bukan hanya dengan kata-kata, tetapi lewat amal nyata yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.”
— KH. Ahmad Dahlan
Itulah mengapa, Lazismu hadir sebagai perpanjangan tangan dakwah Muhammadiyah dalam bidang sosial, ekonomi, dan kemanusiaan.
Amal Sosial di Bulan Safar: Bukan Waktu Biasa
Bulan Safar adalah momen melanjutkan semangat kebaikan setelah Muharram dan momentum hijrah. Ini waktu yang tepat untuk:
Membantu anak yatim dan dhuafa
Menyantuni lansia dan kaum rentan
Membayar zakat maal untuk menyucikan harta
Ikut serta dalam program beasiswa atau kesehatan
Bersama Lazismu Cilacap, seluruh aksi sosial ini dapat dilakukan dengan amanah, transparan, dan langsung berdampak.
Baca juga : Lanjutkan Kebaikan di bulan safar
Masih Ada Waktu: Jangan Lewatkan Kesempatan Beramal
Sebagian orang hanya bersemangat bersedekah di awal tahun Hijriyah atau bulan Ramadhan. Namun, sesungguhnya setiap hari adalah waktu terbaik untuk beramal. Jangan tunggu waktu yang “istimewa”, karena amal kita yang menjadikan waktu itu istimewa.
“Ayo, waktu masih ada! Jadikan bulan Safar sebagai ladang amal terbaikmu. Jangan tunggu esok jika hari ini bisa berbagi.”
