Sobat Lazismu, Bulan Muharram menandai awal tahun dalam kalender Hijriyah dan menjadi salah satu dari empat bulan haram yang dimuliakan dalam Islam. Dalam surah At-Taubah ayat 36, Allah SWT berfirman:
“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah ialah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus…” (QS. At-Taubah: 36)
Keistimewaan bulan Muharram bukan hanya karena ia menjadi permulaan tahun baru Islam, tetapi juga karena berbagai keutamaan ibadah yang disyariatkan, termasuk berpuasa dan bersedekah. Oleh karena itu, Muharram sering disebut sebagai bulan pembuka kebaikan—momen yang ideal untuk memperbarui niat dan memperkuat amal.
Muharram: Momentum Perubahan dan Introspeksi
Pergantian tahun adalah momentum reflektif bagi umat Islam. Di bulan Muharram, kita diingatkan untuk melakukan muhasabah (evaluasi diri), memperbaiki amal, dan menetapkan tujuan hidup yang lebih bermakna. Menurut para ulama, Muharram merupakan waktu yang tepat untuk memulai perubahan ke arah lebih baik, baik dalam ibadah, muamalah, maupun kontribusi sosial.
Sebagaimana disampaikan oleh Prof. Dr. Yunahar Ilyas (almarhum), salah satu tokoh Muhammadiyah:
“Tahun baru Islam adalah momentum memperkuat visi hidup Islami. Amalan seperti puasa, shalat, dan sedekah seharusnya menjadi fondasi awal yang mengiringi setiap langkah perubahan.”
Keutamaan Bersedekah di Bulan Muharram
Sedekah adalah amal yang sangat dianjurkan kapan saja, tetapi melaksanakannya di bulan-bulan mulia seperti Muharram memiliki nilai spiritual yang lebih tinggi. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda:
“Sedekah tidak akan mengurangi harta.” (HR. Muslim)
Di bulan Muharram, ketika banyak umat Islam sedang membangun semangat baru, sedekah dapat menjadi katalis kebaikan—baik bagi diri sendiri maupun masyarakat yang menerima manfaatnya. Dengan bersedekah, kita tidak hanya menolong orang lain, tetapi juga menyucikan harta dan menguatkan solidaritas sosial.
Mengapa Harus Mulai Sekarang?
Awal Tahun, Awal Amal
Awal tahun adalah saat yang tepat untuk menetapkan kebiasaan baru. Dengan bersedekah di bulan Muharram, kita mengawali tahun dengan kebaikan yang dapat berdampak sepanjang tahun.Bulan Haram, Pahala Berlipat
Dalam pandangan banyak ulama, amal kebaikan yang dilakukan di bulan-bulan haram (termasuk Muharram) akan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT.Wujud Syukur dan Empati Sosial
Muharram juga sering dimaknai sebagai waktu untuk menunjukkan kepedulian terhadap sesama, khususnya anak yatim, kaum dhuafa, dan korban bencana. Sedekah menjadi sarana nyata untuk menebar manfaat secara langsung.
Lazismu dan Program Sedekah Muharram
Sebagai lembaga amil zakat nasional yang terpercaya, Lazismu membuka ruang bagi kaum Muslimin untuk menyalurkan sedekah terbaiknya selama bulan Muharram. Program-program seperti Santunan Yatim Dhuafa hingga Bantuan Pendidikan menjadi bagian dari upaya menghadirkan keberkahan yang merata.
Dengan semangat “Memberi untuk Negeri”, Lazismu mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjadikan Muharram sebagai gerbang awal amal kebaikan yang penuh makna. Mari jadikan tahun baru Hijriyah ini sebagai awal perubahan—dimulai dengan sedekah yang tulus dan berdampak.
Salurkan sedekah Anda sekarang melalui Lazismu dan jadilah bagian dari gerakan kebaikan di bulan Muharram.
“Siapa yang memulai kebaikan, maka ia akan mendapatkan pahala dan pahala orang-orang yang mengikutinya.” (HR. Muslim)
